KMB-USU


 
IndeksPortalPendaftaranLogin
Affiliates
Latest topics
» Job Vacancies
Tue Dec 13, 2011 8:41 am by stevanuscolonne

» kost ternyaman di sekitar usu
Wed Oct 05, 2011 4:49 pm by shenlong

» Алексей Навальный - проект Кремля
Thu Aug 04, 2011 5:14 pm by Tamu

» the benefit of fish oil
Wed Aug 03, 2011 8:50 pm by Tamu

» Is this helpful?
Wed Aug 03, 2011 7:23 pm by Tamu

» hardcore lolicon blowjob
Wed Aug 03, 2011 11:46 am by Tamu

» i have hp photosmart printer, how can i delete everything.....back to the day i bought it .?
Wed Aug 03, 2011 11:23 am by Tamu

» shared
Wed Aug 03, 2011 9:20 am by Tamu

» Warranty
Tue Aug 02, 2011 10:29 pm by Tamu

Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Internet Messenger
Poll
Bagaimana keadaan kelas MPK Agama Buddha yang kalian inginkan?
Digabung semua
76%
 76% [ 71 ]
Dipisahkan menjadi 2
24%
 24% [ 23 ]
Total Suara : 94

Share | 
 

 Meningkatkan Kualitas Diri Dengan Berpikir Benar

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
concrete
Lord of the Land (Admin)
Lord of the Land (Admin)


Jumlah posting : 190
Age : 26
Registration date : 25.12.08

PostSubyek: Meningkatkan Kualitas Diri Dengan Berpikir Benar   Sun Jan 24, 2010 11:30 pm

Meningkatkan Kualitas Diri Dengan Berpikir Benar



Bukan ibu maupun ayah,
Juga bukan sanak keluarga yang dapat melakukan hal ini,
Karena pikiran yang terarah dengan benar,
Yang dapat meningkatkan kualitas seseorang.

(Dhammapada, Cittavagga-43)

Oleh: Bhikkhu Abhayanando




Pada suatu hari ada yang bertanya kepada saya, ”Usaha apa yang harus kita lakukan supaya dapat meningkatkan kualitas diri?” Kemudian saya berusaha menjawab dan jawaban yang saya simpulkan adalah manusia harus berupaya untuk belajar dan praktik Dhamma salah satunya adalah dengan mengarahkan pikiran dengan benar.

Banyak orang berharap kualitas hidupnya meningkat, baik yang sifatnya duniawi maupun yang sifatnya batiniah. Untuk meningkatkan kualitas hidup yang sifatnya duniawi manusia harus memiliki pengetahuan dan juga ketrampilan yang kemudian diupayakan dalam bentuk bekerja sesuai bidang masing-masing. Faktor yang lain yang tidak kalah penting adalah senang dengan pekerjaan yang dilakukan, memiliki semangat, fokus ketika bekerja, ulet, sabar, dan selalu mengevalusi apa yang sudah dilakukan. Semua faktor itu akan mengkondisikan tercapainya kebahagiaan duniawi.

Bukan berarti tidak ada masalah yang dihadapi dalam memperjuangkannya. Walaupun harus berhadapan dengan masalah, yang penting bagi mereka yang berjuang harus tetap ingat dengan tujuan utama dan jangan sampai larut dan tenggelam dalam permasalahan tersebut. Dalam hal ini dibutuhkan sikap mental yang positif. Bagaimana sikap mental positif itu bisa berkembang dalam diri seseorang?

Kehidupan ini tidak dapat dilepaskan dengan harapan untuk meningkatkan kualiatas diri Salah satu caranya adalah berupaya agar pikiran ini tetap sehat. Pikiran yang sehat dapat membantu seseorang ketika dalam keadaan kalut atau mengalami luka batin. Banyak orang berkata, ”untuk memiliki pikiran yang sehat tidaklah mudah.” Kenapa tidak mudah? Karena pikiran itu sifatnya sulit untuk dikendalikan. Pikiran itu lembut dan licin. Pikiran lebih suka hal-hal yang menyenangkan dibandingkan hal-hal yang tidak menyenangkan. Itulah sebagian dari sifat pikiran.

Oleh karena itu Sang Buddha selalu mengingatkan agar manusia harus menjaga pikiran. Pikiran yang terjaga akan selalu sehat dan jauh dari penyakit batin. Pikiran yang terjaga akan membuat seseorang memiliki sikap mental positif. Pikiran memang sulit dikendalikan maka harus ada upaya untuk mengendalikannya. Pikiran memang liar tetapi harus ada uapaya untuk menjinakannya. Pikiran yang senang pada objek-objek yang menyenangkan harus diarahkan dengan benar.

Kenapa pikiran harus dijaga dan dirawat? Pikiran itu adalah sumber dari kejahatan, kebaikan dan kesucian. Pikiran yang tidak diarahkan dengan baik akan membuat seseorang menjadi merosot sedangkan pikiran yang diarahkan dengan baik akan meningkat kualitas hidup seseorang. Ingat dalam Dhammapada, Yamakavagga syair 1 dan 2 menguraikan bahwa pikiran itu pelopor, pemimpin, dan penentu. Jika pikiran itu sebagai pemimpin, pelopor, dan penentu maka pikiran itu pengaruhnya sangat kuat terhadap ucapan dan tindakan seseorang. Kalau pikiran itu terjaga dengan benar maka ucapan dan tindakan seseorang juga akan mengarah pada kebaikan. Sebaliknya jika pikiran itu tidak terjaga dengan baik maka orang tersebut akan mengalami kemerosotan.

Dari uraian di atas jelas bahwa mengarahkan pikiran ke arah yang benar itu sangat penting dan tidak boleh diabaikan. Pertanyaanya, ”Apa itu pikiran benar dan bagaimana mengarahkan pikiran ke arah yang benar?” Apa yang Anda lakukan ketika Anda dalam keadaan bermasalah? Kebanyakan orang cenderung berpikir buruk dan sebagian kecil yang berpikir positif. Kenapa? Karena pikiran yang belum terjaga dengan baik sehingga tidak menuju ke arah yang benar. Berpikir yang benar adalah berpikir yang sesuai Dhamma diantaranya pikiran yang lepas dari ego (nekkhamma), pikiran memaafkan (khamanasila), pikiran berterima kasih (katavedita), berpikir tidak jahat (avyapada), dan berpikir tanpa kekerasan (avihimsa).

Kalau manusia dapat berpikir seperti di atas alangkah indahnya kehidupan ini. Kehidupan ini akan dipenuhi dengan manusia yang selalu berpikir dengan benar. Pikiran benar menjauhkan manusia dari kebncian, kekerasan, perilaku jahat dan hal-hal buruk lainnya. Inilah kualitas diri yang diharapkan manusia. Kualitas diri tidak dapat dilepaskan dengan pikiran yang diarahkan dengan benar.

Untuk mendapatkan pikiran yang seperti itu (pikiran benar) tidaklah mudah karena melalui proses perjuangan gigih. Banyak kesulitan yang akan dihadapi ketika berupaya memperjuangkan pikiran yang benar. Banyak orang yang kemudian menyerah kalah terhadap kesulitan dan akhirnya gagal. Orang yang memiliki sikap mental seperti itu selamanya tidak akan dapat meningkatkan kualitas diri. Teruslah berjuang walau harus berhadapan dengan kesulitan. Ingatlah dengan baik-baik dan selalu merenungkan bahwa pikiran yang benar akan membuat kualitas diri meningkat sedang pikiran yang tidak terjaga akan membuat kualitas seseorang merosot.
Kembali Ke Atas Go down
 
Meningkatkan Kualitas Diri Dengan Berpikir Benar
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
KMB-USU :: Warung Kopi :: Religius Life-
Navigasi: