KMB-USU


 
IndeksPortalPendaftaranLogin
Affiliates
Latest topics
» Job Vacancies
Tue Dec 13, 2011 8:41 am by stevanuscolonne

» kost ternyaman di sekitar usu
Wed Oct 05, 2011 4:49 pm by shenlong

» Алексей Навальный - проект Кремля
Thu Aug 04, 2011 5:14 pm by Tamu

» the benefit of fish oil
Wed Aug 03, 2011 8:50 pm by Tamu

» Is this helpful?
Wed Aug 03, 2011 7:23 pm by Tamu

» hardcore lolicon blowjob
Wed Aug 03, 2011 11:46 am by Tamu

» i have hp photosmart printer, how can i delete everything.....back to the day i bought it .?
Wed Aug 03, 2011 11:23 am by Tamu

» shared
Wed Aug 03, 2011 9:20 am by Tamu

» Warranty
Tue Aug 02, 2011 10:29 pm by Tamu

Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Internet Messenger
Poll
Bagaimana keadaan kelas MPK Agama Buddha yang kalian inginkan?
Digabung semua
76%
 76% [ 71 ]
Dipisahkan menjadi 2
24%
 24% [ 23 ]
Total Suara : 94

Share | 
 

 Drops of Water Wears Hole in Stone

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
sulim
Newbie
Newbie


Jumlah posting : 41
Age : 31
Registration date : 05.01.09

PostSubyek: Drops of Water Wears Hole in Stone   Mon Jan 05, 2009 10:57 pm

Drops of Water Wears Hole in Stone

Zhang Guai Ya was an honest judge very well known in his time as a figure who was totally against corruption that was literally spreading everywhere during Song Dynasty (960-1279). One day, when Zhang Guai Ya was patrolling, he saw a civil servant walking out from an office suspiciously and hastily. Smelling such suspicious nature, Zhang Guai Ya immediately stopped him and interrogated him what he did. However, the man did not pay much attention to him.
Zhang Guai Ya then inspected him and found a piece of coin slipped by his ear. When asked where did he get it from, at last the man confessed that he stole it from the office.
With the evidence, the judge, Zhang Guai Ya dragged him to the court. In the court, the civil servant justified himself saying, "I only stole a piece of coin, and it is not reasonable to bring me this far to the court." He even continued, "Even so, you can at best only prison me for one or two days only."
"Do you think you would be able to put death-sentence on me just because i steal a piece of coin?" Hearing such provocative harsh response, the judge replied, "Yes, i would put you to death sentence not because of the value of the coin, but for your action. Even though it is just one coin, but if it is continuously done again and again for 1000 days, how much would be stolen? Constant dripping of water wears hole in the stone." With that, he executed the stealing man.

Despite of his brutal act of punishment, there is one thing about the judge that deserve admiration, which is not underestimating the smallest act of evil. He understood that even the smallest act of evil left undone would grow into big evil deeds.
Besides, wiping out corruption requires full and constant continuous effort or else it'd all be in vain.
================================

Tetesan Air Dapat Melubangi Batu

Zhang Guai Ya adalah seorang hakim yang sangat terkenal dalam memberantas korupsi yang merajalela pada masa Dinasti Song (960-1279). Suatu hari, ketika Zhang Guai Ya melakukan patroli, ia melihat seorang pegawai negeri keluar dari kantor pemerintah. Melihat gerak-gerik dan cara berjalannya yang tergesa-gesa, Zhang Guai Ya menaruh curiga. la segera menghentikannya dan bertanya apa yang telah dilakukannya; namun pegawai negeri itu tidak memedulikan kata-kata Zhang Guai Ya.
Zhang Guai Ya lalu memeriksanya dan menemukan sekeping koin yang diselipkan di telinganya. Ketika ditanya dari mana ia mendapatkan koin itu, pegawai negeri itu tak dapat berbohong lagi dan mengaku bahwa ia mencurinya dari kantor pemerintah.
Dengan bukti tersebut, Hakim Zhang Guai Ya menyeretnya ke pengadilan. Dalam persidangan, pegawai negeri itu membela diri dengan berkata, "Saya hanya mencuri sekeping koin, tidak ada alasan untuk membawa saya sampai ke persidangan ini." Kemudian ia melanjutkan dengan nada yang lebih lantang, "Anda paling-paling hanya dapat menahan saya satu-dua hari saja.
Apakah Anda bisa menjatuhkan hukuman mati pada saya hanya karena mencuri sekeping koin?" Mendengar jawaban yang menantang itu, Zhang Guai Ya berkata, "Ya, saya akan menghukum Anda bukan karena nilai satu koin, tetapi karena tindakan Anda. Meskipun hanya satu koin, tetapi jika dilakukan terus-menerus selama 1000 hari, berapa yang tercuri? Air yang menetes terus-menerus di atas batu bisa melubangi batu itu, atau bahkan menghancurkannya."
Selesai berkata begitu ia mengambil pedangnya, lalu menebaskannya ke leher pegawai negeri tersebut. Seketika itu juga terpenggallah kepala pegawai negeri itu.

Terlepas dari tindakannya yang sangat brutal, ada satu hal yang bisa kita teladani dari Zhang Guai Ya, yaitu tidak mentolerir tindakan melawan hukum sekecil apa pun. Ia menyadari bahwa kejahatan kecil jika dibiarkan akan berkembang menjadi kejahatan besar.
Selain itu, usaha untuk memberantas korupsi harus dilakukan secara menyeluruh dan terus-menerus agar tidak sia-sia.
Kembali Ke Atas Go down
http://titipan.org
 
Drops of Water Wears Hole in Stone
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
KMB-USU :: Warung Kopi :: Kongkow Kongkow-
Navigasi: